Oktober 14, 2020
JUANGKU UNTUK RINDU
Oleh : Gina Nur Aini
Trok.. Trok.. Bugh
Derap langkah maju
Seiring alunan melodi
Rindu yang tak bertuan
Dengan tanpa hirauan darimu
Aku mencumbu waktu
Rindu yang tak kunjung terbalas
Waktu yang tak beri aku kesempatan, untuk menjamah kembali lenganmu
Untuk membuai mesra kembali dirimu
Hai sang pencuri hati
Mengapa tak jua kau sembuhkan lukaku dengan asmaramu?
Tak iba kah kau dengan apa yang aku ratapi
Tentang cinta dan kasih yang kian menua ini?
Dengan tubuh kian merapuh, langkahku tak pernah henti
Untuk menjemputmu kembali
Bukanlah mudah jalan kutempuh untuk menemuimu
Dengan ditemani kerikil panas dan batu tajam
Dengan jalanan curam
Langkahku tak pernah henti, tak pernah henti
Tak sedetikpun aku bergeming
Meski langkah mulai goyah
Yang kutau kau pasti menungguku dipersimpangan waktu
Sambutlah aku, sayang
Aku datang dengan segala kelemahan, kuatkan aku kembali, dengan Cinta sucimu
Puisi ini menggambarkan keadaanku sekarang, tentang kerinduan yang kejam, dan waktu yang tak berbaik hati untuk mempertemukan, dua insan yang saling mencintai .. Waktu dan jarak membentang menjauhkan kedua insan itu.. Meski begitu, sang kekasih tak letihnya membakar jarak itu dengan api asmaranya.. Dengan cintanya, dengan rindunya terhadap sang pujaan.. Semoga mereka lekas bertemu ..
Puisi ini aku dedikasikan untuk dia, lelaki baik yang tidak selalu baik, yang mampu membuatku luluh dengan segala kesederhanaannya, dengan caranya sendiri, membuatku tak ingin beranjak. Dear ( G.M )
Gina Nur Aini (Jenna) adalah salah satu siswi di kelas Administrasi Perkantoran (Office Administration) SMK Al Falah Tanjungjaya, lahir pada bulan Oktober 2003, memiliki hobi membaca novel dan buku pengembangan diri serta menulis karya sastra (puisi). Ingin tau lebih banyak bisa langsung jenguk dan DM ig : gnaa_nrayni17 atau Chat via fb : GnaNraini.
☺
ReplyDeleteBaguss Dee.. kmbangin yaa.
ReplyDeletegood Job��